Posts

Showing posts from 2019

Milea (Buku 3)

Image
Judul : Milea (Buku 3) : Suara dari Dilan Penulis : Pidi Baiq Penerbit : Mizan Pustaka ISBN : 978-602-0851-56-3 Tebal : 355 Halaman Rating Pribadi : 3,4 Stars Blurb : SERIOUSLY!!! Im not gonna write all that testimonial, Okhay! MENGANDUNG SPOILER!!! A. Tolonglah Blurbnya! Apa yang dimulai harus diselesaikan, itu adalah ikrar seorang Impy. Ketika aku mendapatkan buku Milea alias buku ke-3 Dilan, tanpa basa-basi-busuk, aku langsung mengambil beberapa camilan, memasang tanda "Jangan ganggu!" di depan pintu, lantas merebahkan diri di kasur yang tidak terlalu empuk ini. Kebiasaanku dari lahir masih sama, meneliti sampul buku yang aku punya sebelum membacanya. Tema masih seragam (+10 poin), masih disertai ilustrasi kece (+60 poin), warna, font, dan tema masih enak dipandang (+40 poin), sejauh ini sampul seri Dilan masih oke, sampai tiba saatnya aku membalik buku, lalu menemukan blurb yang sangat panjang. Saking panjangnya sampai satu sampul belakang penuh dengan tulisan

Dilan 1991 (Buku 2)

Image
Judul : Dilan (Buku 2) : (Dia adalah Dilanku Tahun 1991) Penulis : Pidi Baiq Penerbit : Mizan Pustaka ISBN : 978-602-7870-99-4 Tebal :343 Halaman Rating Pribadi : 4,2 Stars Blurb : "Jika aku berkata bahwa aku mencintainya, maka itu adalah sebuah pernyataan yang sudah cukup lengkap." ―Milea "Senakal-nakalnya anak geng motor, Lia, mereka shalat pada waktu ujian praktek Agama." ―Dilan MENGANDUNG SPOILER!!! A. Yuk, Melanjutkan Baper Ah ... melihat sampul Dilan 1991 rasanya sangat menyejukkan hati, karena konsepnya masih sama dan seragam, komposisi antara font, warna, dan sub judul juga sangat enak dipandang, makin semangat aja aku melanjutkan kisah ini. Model sampul kali ini adalah Milea, tadinya aku beranggapan di novel Dilan 1990 sampulnya ilustrasi Dilan, dan cerita diambil dari sudut pandang Milea. Apakah di buku ini artinya giliran Dilan yang bercerita? Sampul enak dipandang dan seragam begini selalu bisa membuatku penasaran, meskipun ada satu hal ya

Dilan 1990 (Buku 1)

Image
Judul : Dilan (Buku 1) : Dia adalah Dilanku tahun 1990 Penulis : Pidi Baiq Penerbit : Mizan Pustaka ISBN : 978-602-7870-41-3 Tebal : 330 Halaman Rating Pribadi : 4 Stars Blurb : "Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja" (Dilan 1990) "Milea, jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu, nanti, besoknya, orang itu akan hilang." (Dilan 1990) "Cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan, dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli." (Milea 1990) MENGANDUNG SPOILER!!! A. Dilan Siapa, Sih? Sebenarnya aku membaca buku Dilan sudah sangat lama, dan baru bisa mereview sekarang, (harus baca ulang pula biar inget lagi). Pertama mendengar nama Dilan dari orang-orang Wattpad, jaman itu aku lagi aktif-aktifnya di dunia oranye. Aku menggarap sebuah cerita berjudul "The Rugrats Theory" yang mana di dalam karya itu ada juga nama Dylan (dengan 'Y'). Ketika orang-orang membicarak

Mariposa

Image
Judul : Mariposa Penulis : Luluk HF Penerbit : Coconut Books ISBN : 978-602-5508-61-5 Tebal : 483 Halaman Rating Pribadi : ??? Blurb : Untuk mencintai kamu, aku hanya butuh waktu satu detik. Untuk mendapatkan cinta kamu? Aku butuh berapa juta detik? Ini kisah tentang Acha, memiliki nama panjang Natasha Kay Loovi. Gadis ajaib berparas cantik seperti bidadari. Ini juga kisah tentang Iqbal. Jangan tanya nama panjangnya siapa, nanti kalian jatuh cinta. Pria berhati dingin dengan hidup monotonnya. Untuk mencintai kamu, aku hanya butuh waktu satu detik. Untuk mendapatkan cinta kamu? Aku butuh berapa juta detik? Ini kisah tentang Acha, memiliki nama panjang Natasha Kay Loovi. Gadis ajaib berparas cantik seperti bidadari. Ini juga kisah tentang Iqbal. Jangan tanya nama panjangnya siapa, nanti kalian jatuh cinta. Pria berhati dingin dengan hidup monotonnya. Bercerita tentang perjuangan Acha untuk mendapatkan cinta seorang Iqbal. Acha tak pernah gentar meruntuhkan dingin dan kokohnya

Amelia

Image
Judul : Amelia Penulis : Tere Liye Penerbit : Republika ISBN : 978-602-8997-73-7 Tebal : 392 Halaman Rating Pribadi : 3,7 Stars Blurb : Selamat datang di dunia Anak-anak Mamak. Dunia yang tidak pernah kalian bayangkan sebelumnya. Di mana rasa ingin tahu dan proses belajar menyatu dengan kepolosan, kenakalan, hingga isengnya dunia anak-anak. Siapa tidak tahu si sulung Eliana?! Di sekolah, di kampung, di Kota Kecamatan, bahkan Pejabat Kota Kabupaten, semua mengenal ‘Eli si Pemberani’. Maka, jangan pernah coba-coba membuatnya marah. Anak Mamak nomor dua adalah ‘Pukat si Jenius’. Kelak semua orang akan tahu betapa pintarnya Pukat; calon profesor, penemu hebat, demikian Pak Bin—guru sekolahnya—membanggakannya. Yang ketiga adalah anak paling jahil sedunia, Burlian. Ia ‘Anak Spesial’. Tak ada seorang pun yang menandingi keteguhan hatinya. Amelia, si bungsu yang paling disayang. Ia sebal jika diledek hanya akan menjadi ‘Penunggu Rumah’. Kelak, ia tahu sejauh apa pun ia pergi,

Burlian

Image
Judul : Burlian Penulis : Tere Liye Penerbit : Republika ISBN : 979979110268-1 Tebal : 339 Halaman Rating Pribadi : 3,5 Stars Blurb : Kau, sejak dilahirkan memang sudah berbeda, Burlian. Spesial! Waktu melesat bagai peluru. Akhirnya aku mengerti kini, itulah cara terbaik Bapak dan Mamak menumbuhkan keyakinan dan rasa percaya diriku. Sejak kecil selalu bilang aku spesial agar aku punya pegangan setiap kali terbentur masalah. Aku ingat Bapak dan Mamak selalu bilang. "Kau anak yang kuat, Amelia", agar si bungsu Amelia yang sakit-sakitan tumbuh menjadi anak yang kuat. Atau bilang kalimat, "Kau anak pemberani, Eli", maka jadilah Ayuk Eli seorang pemberani atas banyak hal. Sedangkan pada Kak Pukat, Bapak dan Mamak selalu bilang, "Kau anak yang pintar", dan kini jadilah kak pukat seorang peneliti hebat. sepintar kalimat yang selalu ia dengar dulu. MENGANDUNG SPOILER!!! A. Di Spesial-spesial-in Burlian si anak spesial! Sebelum kita membicarakan

Pukat

Image
Judul : Pukat Penulis : Tere Liye Penerbit : Republika ISBN : 978979110273-5 Tebal : 344 Halaman Rating Pribadi : 3,4 Stars Blurb : "Mamak benci pada Pukat!" "Oi, kau keliru, Pukat. Dengarkan Bapak, tidak ada seorang pun Mamak di atas muka bumi ini yang membenci anaknya sendiri, darah-dagingnya sendiri. Bukankah kau pandai mengkait-kaitkan banyak hal? Kau juga pandai mengartikan banyak hal. Nah, artikan sendiri makna darah-daging itu." Bapak benar. Aku mulai menyadari di antara demam panas dan gigil tubuh, betapa sabar dan lembutnya Mamak menyentuh dahiku, memastika aku baik-baik saja. Mengurus kotoranku, muntahku, tanpa meninggalkan kewajibannya yang lain sebagai seorang ibu. Itulah Mamakku. Entah sudah berapa juta butir nasi dan ratus ribu gelas air yang disiapkan selama sepuluh tahun kehidupanku. Penuh kasih sayang, tanpa berharap imbalan selain doa agar kami tumbuh menjadi anak yang baik. Terlebih lagi, saat kami sakit seperti yang kurasakan s

Eliana

Image
Judul : Eliana Penulis : Tere Liye Penerbit : Republika ISBN : 978-602-8987-04-2 Tebal : 518 Halaman Rating Pribadi : 3,6 stars Blurb : Pernahkah kamu memperhatikan, siapa orang terakhir yang bergabung di meja makan? Orang yang terakhir menyendok sisa sayur, bahkan kadang kala kehabisan makanan di piring? Lantas siapa pula yang terakhir beranjak tidur, baru bisa memejamkan mata setalah memastikan anak-anaknya tidur? Ia selalu menjadi yang terakhir dalam setiap urusan. Dan ia pula yang selalu menjadi yang pertama dalam urusan lainnya. Ia yang pertama bangun. Ia yang pertama memberskan rumah. Ia yang pertama ada saat anak-anaknya sakit, terluka, dan membutuhkannya. Tidakkah kau memperhatikannya? "Jangan pernah membenci mamak kau, Eliana. Karena kalau kau tahu sedikit saja apa yang telah seorang ibu lakukan untukmu, maka yang kau tahu itu sejatinya bahwa belum sepersepuluh dari semua pengorbanan, rasa cinta, serta rasa sayangnya kepada kalian." MENGANDUNG SPOIL

Janshen

Image
Judul : Janshen Penulis : Risa Saraswati Penerbit : Bukune ISBN : 978-602-220-241-7 Tebal : 212 Halaman Rating Pribadi : 3,5 Stars Blurb : "Risa, kau gemuk!" "Risa, aku takut hujan!" "Risa, aku benci dipanggil hantu!" "Risa, seandainya gigiku tidak ompong!" "Risa, aku rindu Anna ..." "Risa ... terima kasih. Biarpun kau jelek, aku menyayangimu, sama seperti sayangku kepada Annabelle. Jangan berhenti menemuiku, karena menemuimu membuatku merasa hidup." -Jantje Hendrich Janshen- *** Selama ini kita memanggilnya Janshen, padahal itu adalah nama belakang keluarganya. Sejak lahir, anak ini dianggap sebagai pembawa kebahagiaan karena siapa pun yang ada di sekitarnya selalu merasa bahagia. Tak ada yang mau tahu bagaimana kisah hidupnnya. Semua sahabat hantuku tak tertarik mencari tahu karena masalah terberat seorang Janshen hanyalah gigi ompong yang membuat anak itu menjadi bulan-bulanan. Kupikir hidupnya selalu me

William

Image
Judul : William Penulis : Risa Saraswati Penerbit : Bukune ISBN : 978-602-220-226-4 Tebal : 206 Halaman Rating Pribadi : 4 Stars Blurb : William Van Kemmen adalah seorang anak kecil yang tampan, apalagi dengan biola yang selalu menemaninya. Namun, dalam hatinya ia merasa kesepian. Semua karena perpindahan keluarganya ke Hindia-Belanda. Kini matanya kosong karena kesedihan, tidak ada yang mau berteman dengannya. Setelah kematian menyapa, barulah dia merasa bahagia. Akhirnya dia berteman dengan Peter si anak nakal, Hendrick yang congkak, Hans yang perasa, dan Janshen si ompong, hingga Risa si anak manusia yang bisa melihat hantu. Ini adalah kisah tentangnya, kisah yang selama ini William dekap dengan erat. Siapkah kamu mendengarkan rahasia terdalamnya? MENGANDUNG SPOILER!!! A. Kesayangan Penulis William! Akhirnya kita sampai pada William! Entah kenapa nama ini yang paling menarik perhatianku, mungkin karena ada bumbu-bumbu kerajaan Inggris di dalamnya? (Next!).

Hans

Image
Judul : Hans Penulis : Risa Sraswati Penerbit : Bukune ISBN : 978-602-220-216-5 Tebal : 257 Halaman Rating Pribadi : 3 Stars Blurb : Masa hidup Hans Joseph Weel bisa dibilang tidak menyenangkan. Dia tidak pernah dekat dengan kedua orangtua atau saudara selayaknya anak-anak lain. Hanya Rosemery Boyld--Seorang wanita tua yang menganggap Hans seperti cucu sendiri--berada si sisinya sampai ke teror mengerikan itu .... Meski begitu, Hans mampu menutupi kesepiannya dengan sangat baik. Dia lebih suka menderita sendiri ketimbang membagi derita dengan sahabat-sahabatnya yang lain, termasuk aku. Sikapnya yang selalu ceria, membuat siapapun tak menyangka bahwa ida punya masa lalu yang singkat, rumit, dan berakhir mengerikan. ".... Aku hanyalah anak kecil yang sedang menunggu Mama untuk menjemputku pulang. Jika boleh meminta, tolong jangan memanggilku dengan sebutan hantu. Panggil saja namaku ... Hans." MENGANDUNG SPOILER!!! A. Si Cantik Favoritku Aku memutuskan u

Impy's all-time-fav book montage

The School for Good and Evil
A World Without Princes
The Last Ever After
Quests for Glory
House of Secrets
Battle of the Beasts
Clash of the Worlds
Peter Pan
A Man Called Ove
My Grandmother Asked Me to Tell You She's Sorry
The Book of Lost Things
The Fairy-Tale Detectives
The Unusual Suspects
The Problem Child
Once Upon a Crime
Tales From the Hood
The Everafter War
The Inside Story
The Council of Mirrors
And Every Morning the Way Home Gets Longer and Longer


Impy Island's favorite books »

Baca Review Lainnya!

Matahari Minor

Aku Menyerah pada Serial Omen-nya Lexie Xu

Nasehat Keliru yang Sering Diterima Penulis

Novel-novel Terkutuk (Mostly Watpat)

Ily

Omen #1

Naga Hijau (Legenda Ksatria Cahaya #4)